skip to main | skip to sidebar

Galunxx Community

  • INICIO
  • CONTACTO
  • RSS Entradas
  • RSS Comentarios

drug

    Kecanduan terhadap Narkoba adalah gangguan dalam otak yang disebabkan penyalahgunaan Narkoba sehingga menyebabkan pengulangan perilaku yang berlebihan dari orang yang tidak atau susah berhenti terhadap obat-obatan walaupun dengan resiko berbahaya bagi tubuhnya.

    Jika mereka berhenti mengkonsumsi obat-obatan, maka tubuh dari si pecandu akan menderita berlebih secara fisik dan mereka mau tidak mau harus memenuhi perasaan ketagihan tersebut dengan cara apapun.

    Seorang Pecandu Narkoba sudah tidak mampu lagi mengendalikan dirinya sendiri, mereka hanya sendirian tanpa perlu berfikir akan teman, keluarga atau lingkungan sekitarnya, banyak pecandu narkoba yang meninggal akibat penggunaan dosis yang berlebih atau Over Dosis.

Tiga tahapan utama proses perawatan dan pemlhan penderita ketergantungan narkoba yaitu :

  1. Tahap detoksifikasi, terapi lepas narkoba (withdrawal sydrome), terapi fisik yang ditujukan untuk menurunkan dan enghilankan racun dari tubuh.
  2. Tahap stabilisasi suasana mental dan emosional penderita, sehingga ganguan jiwa yang menyebabkan perbuatan peyalahgunaan narkoba dapat diatasi.
  3. Tahap rehabilitasi atau pemullihan keberfungsian fisik, mental dan sosial penderita, seperti bersekolah, belajar, bekerja seta bergaul secara normal.
Diberdayakan oleh Blogger.

wordpress memey

  • http://me2y.wordpress.com/

violeta sexy

Retha si ratu sexy


Diposting oleh Galunxx community di 11.30 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

sexs


Zaman sekarang ini, masalah remaja sudah menjadi suatu masalah yang cukup pelik. Hal ini dikarenakan dampaknya yang cukup besar bagi perkembangan lingkungan masyarakat. Masalah remaja yang marak akhir-akhir ini diantaranya adalah penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, tawuran atau perkelahian antar pelajar, dan juga pergaulan bebas.

Usia remaja memang saatnya dimana seorang anak memasuki masa pubertas. Kata “pubertas” berasal dari bahasa Latin, yang berarti usia menjadi orang; suatu periode di mana anak dipersiapkan untuk mampu menjadi individu yang dapat melaksanakan tugas biologis berupa melanjutkan keturunannya.

Dalam periode ini, terdapat perubahan-perubahan yang bersifat biologis dan psikologis. Hal yang demikian ini dipengaruhi oleh daya tarik seksual atau “sex appeal.” Perilaku sebagai bagian dari ciri pubertas ini ditunjukkan dalam sikap, perasan, keinginan, dan perbuatan-perbuatan. Lebih-lebih dalam persahabatan dan ”cinta”. Rasa bersahabat sering bertukar menjadi senang. Ketertarikan pada lain jenis suka “loncat-loncatan” atau “cinta monyet” yang ditandai dengan adanya hubungan pacaran di kalangan remaja. Organ-organ seks yang telah matang juga menyebabkan remaja mendekati lawan seks. Ada dorongan-dorongan seks dan kecenderungan memenuhi dorongan itu, sehingga kadang-kadang dinilai dinilai oleh masyarakat tidak sopan.

Seperangkat ciri dan gejala puber di atas merupakan tanda bagi para orang tua dan pendidik bahwa anak didiknya akan memasuki masa remaja dimana dibutuhkan sikap dasar tertentu yaitu pengertian, penerimaan, dan pemahaman untuk menghadapi masalah remaja yang kompleks.



fajar mio DK

teye kopler mokong

mr. dollrarov

yofan spanears

salman nasuetion

About Me

Galunxx community
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ▼ 2010 (2)
    • ▼ Oktober (1)
      • Tanpa judul
    • ► September (1)

Cari Blog Ini

  • ENLACE 1
  • ENLACE 2
  • ENLACE 3
  • ENLACE 4
  • ENLACE 5


DiseƱo de A. Zambrana para Blogsmadeinspain
Sponsored by Free web hosting